Ampun dah.. kisah cintaku ini tak kunjung usai men. Udah niatan mau ngejomblo dulu buat waktu yang cukup lama, eh malah ini ada cewek manis datang. Langsung saya ceritain ajalah.
Namanya VIOLA AZIZAH OKTAVIA. Saya sih sering panggil dia SAMIN. Dia adik kelas saya. Adik kelas yang agak nggemesin sih dasarnya. Dia satu ekskul sama saya. Yups!! Ekskul Pecinta Alam. Ya tepatnya di SMARUNAPALA. Sudaahh.. ini ekskul keren banget dah. Namanya juga pecinta alam toh, pasti didalamnya itu berisi adventure.
Lah, awalnya saya ga ada rasa sama si samin ini, sama sekali ga ada rasa. Lah pas disuatu situasi, tak sengaja aku melihat betapa manisnya dia. Betapa cantiknya dia. Terpaku dibuatnya saat itu. Entah itu malaikat apa bidadari, yang pasti dia itu adalah manusia ciptaan tuhan yang paing sempurna. Baru kali ini aku melihat manisnya senyum yang begitu sempurna. Ya allah. Sejak saat itu aku mulai akrab dengan si samin ini. Biasalah, namanya juga cowo. Langsung aja PDKT tp dia ga respon. Sial!! Hal yang indah memang begitu susah untuk didapat. Biarlah waktu yang gnasih tau dia kalo ada yang mengagumi indahnya senyummu gadis.
Waktu terus bergulir, setiap latihan aku selalu memandanginya dengan tanpa disadarinya. Waaaa,kacau kalau sampe dia sadar, alasan apa yang akan kupakai. Demi apapun yang diciptakan tuhan diseluruh jagat raya. Dia begitu sempurna.
Rabu, kamis, sabtu. That’s my lucky day. Tau kenapa?? Ya karna si samin ini. Alangkah indahnya hidup ini jikalau semua mahluk tuhan yang cewek secantik dia. Tapi itu mustahil, demi keseimbangan alam tuhan menciptakan gadis.
Aslinya tuhan itu menciptakan cewek ada kelasnya. Ada kelas beuty, ada kelas lumayan, dan ada yang paling miris. Lah si samin ini ada dikelas atasnya beuty.
Tak terasa sekolah sudah tinggal dikit. Smester pertama sudah mau usai. Dalam anganku berkata, “anjiirr... kenapa begitu cepatnya?? Padahal baru kemarin aku masuk sekolah. Sudah tak terasa jumpa dengan samin akan jarang”. Memang begitu seharusnya. ketika smester 1 usai, semua ekskul yang diikuti oleh anak kelas 3 itu harus di non aktivkan. Maklum lah, fokus unas. Demi masa depan.
Dan selanjutnya pembina PA yaitu p.HERRY POERWANTO. Inilah guru yang paling santai. Dia ngasih tau ke ketua PA kalo ekskul PA akan ada diklat. Yeesss.!!! Waktunya telah tiba yang dinanti buat ngasih tau si samin ini. Tanggal sudah di tentukan, tempatnya pula juga sudah ditunjuk. Proposal pun sudah turun ke kepala sekolah. Tinggal menunggu hari eksekusi nih.
Kalender menunjukkan tanggal 22 desember 2014. Betapa senangnya aku coy. Hari-hari yang ditunggu kini telah tiba. Diibaratkan gunung, aku ini telah siap untuk memuntahkan makma yang mengganggu dalam tubuhku.
Aku lihat dia yang duduk-duduk di lobby sekolah sambil menyiapkan peralatannya. Subhanallah.. ini malaikat apa bidadari?? Apa bidadari yang kawin sama malaikat?? Begitu polosnya wajah itu. Kepolosan itulah yang buat aku jatuh cinta ke dia. Saat itulah aku baru tahu keindahan surga yang sebenarnya.
Cuss.. waktu menunjukkan pukul 8.00. waktunya berangkat ke bumi perkemahan buat diklat.
Berangkat dengan angkutan umum. Di bus dia duduk tepat di belakangku. Dia nampak kelelahan karna perlengkapan yang dibawanya. Akhirnya dia terlelap sambil memeluk ransel yang dia bawa di pangkuannya. Oh my god.. begitu cantiknya dia saat memjamkan matanya. Demi puncak gunung semeru, aku tak mau memalingkan pandanganku dari wajahnya. Wajah yang begitu cantik yang berbalut putihnya jilbab. Astaughfirllah.. kalo bulan puasa ini pasti batal puasaku.
Singkat waktu kami sudah tiba di tempat tujuan. Gausah di ceritain apa aja yang terjadi saat perjalanan, isinya Cuma aku melihat surga dalam bus. Saat tiba ditempat kemah, tenda dipasang, dan waktunya bersih-bersih dan shoalat maghrib. Saat menuju mushollah, tak sengaja aku melihat tenda cewe yang terbuka pintunya. Dan kuperhatikan lebih detail, aku melihat ada seorang gadis yang tengah mengeringkan rambutnya yang usai mandi. Subhanallah pangkat seratus.. itu benar kamu min?? Aku melihat bidadari yang usai mandi di air tejun alap-alap dan hendak kembali ke kayangan tapi masih istirahat didalam tenda untuk mengeringkan rambutnya. Ini benar-benar mukjizat bagiku. Alhamdzulillah. Semakin kuat aja rasa dihati ini. Semakin aku ga kuat buat memendam rasa dihatiku ini. Anjirr.. mulai alay aku. Memang begitulah manusia ketika sedang jatuh cinta. Manusia Bisa jadi lebih lebay.
Hari pertama belum usai, ketika malam telah tiba. Semua peserta diklat diperintahkan buat bivak dan peserta diharap untuk tidur di bivak itu pada malam itu.
Ampuni aku ya allah. Aku tak tega melihat dia tidur didalam bivak dengan menahan dinginnya hutan. Gelapnya malam membuat aku tak bisa melihat manisnya dia ketika terlelap. Saat itu yang aku pikirkan hanya si samin ini. Tapi tak masalah lah, itung-itung buat melatih kekebalannya. Keren juga kan kalo cewe cantik, manis, tapi dia tangguh. Be an adventure.
Malam telah berlalu, pagi telah menyapa. Tapi bangunku kali ini sedikit terlambat. Karena semalam aku tak bisa berhenti memikirkannya.
Semua telah berbaris didepan tenda, dan aku baru keluar dari tenda. Ketika aku keluar untuk bergeliat supaya dingin dalam tubuh ini keluar, tak sengaja lagi aku melihat si dia. Sudah pasti apa yang terjadi padaku, langsung panas dingin tubuh ini. Astaughfirllah.. lebih indah dari pemandangan dari puncak gunung arjuno. Langsung semangat diri ini membara untuk memulai aktivitas hari ini. Coba setiap hari aja kamu yang mengawali hariku Vi, mungkin setiap hari menjadi lucky day.
Senam pagi pun usai, dan setiap kelompok peserta diperintahkan untuk memasak buat kelompoknya sendiri. Semua bergegas mengambil perlengkapan masaknya.
Ya sebagai panitia/senior, saya mempunyai kuasa penuh buat ngecek masakan apa yang dimasak setiap kelompoknya. Ya inilah kesempatanku untuk memandanginya lebih puas. Seperti yang dibayangkan, pemandangan yang tak biasapun terlihat. Ini malaikat kok masak ditengah hutan?? Bukannya malaikat tidak makan dan tidak minum?? Daripada penasaran, langsung aja basa-basi dihadapannya. Tapi ada satu pengganjal yang buat ga nyaman di hatiku. Dia satu kelompok sama teman sekelasnya. Tapi aku gatau hubungan mereka apa?? Mereka selalu nempel kaya prangko gitu. Dan viola juga perhatian sama dia. Tapi aku yakin mereka berdua hanya berteman biasa.
Setalah waktu makan pagi usai, tiba waktunya pemberian materi. Ada empat kategori materi disini. Dan aku ada dimateri pertama. Kelompoknya si viola ini waktunya mendapat materi dari aku.
Ya namanya masih amatiran, yang ngedengerin jadi bete. Dan aku tengok lagi ke si dia. God!!! Ini manusia model apa sih?? Saat lagi bete aja dia masih terlihat cantik. Subhanallah..
Singkat waktu sore telah menjelang, dan saatnya untuk istirahat untuk melanjutkan kegiatan selanjutnya. Yaitu api unggun. Nah kali ini halangan yang sebenarnya datang. Ada yang suka sama si viola juga ternyata. Anjirrr.. ga ada orang lain kah?? Dia cerita ke saya kalo dia suka sama si viola ini saat dia melihat dia mengeringkan rambutnya sore tadi. Menurutnya cantik banget. Dan karena itu dia suka sama siviola. “Yaelah sob.. kemana aja hidupmu sob??? Coba lu lebih melek sob. Banyak yang lu tinggalin sob”. Ya dia mah baru melihat betapa cantiknya kamu viola, tapi aku yang telah menemukan surga di wajahmu sejak lama.
Api unggun telah menyalah. Semua peserta dan panitia beserta pembina duduk melingkari api unggun yang menyala. Dan tak sengaja aku melihat wajah si viola lagi. Bener-bener syukurku pada tuhan tak ada hentinya. Bagaimana mau berhenti, setiap kali aku lelah wajah cantik itu menampakkan kepadaku untuk menghapus lelah itu. Seakan tuhan tidak mengijinkan aku untuk lelah. Kali ini pemadangan yang tak biasa yang aku lihat. Aku melihat betapa polos dan cantiknya wajah viola ini yang dihiasi dengan pantulan cahaya dari api unggun. Sudaahh.. gabisa ngomong apalagi aku. Ini Cuma memperbulat tekatku untuk mengungkapkan rasa dihati ini kepadanya. setiap kelompok menampilkan bakatnya masing-masing. Semua kelompok menampilkan bakat bernyanyinya sambil diiringi alunan petikan gitar. Lah “kali ini aku mau mengungkapkan rasaku ini dengan berpuisi dan diiringi oleh syahdunya petikan gitar”. Nekat sudah bulat, puisi sudah kusiapkan dalam benakku, tapi lidah ini mulai terasa kelu. “Anjirrr.. kenapa saat seperti ini terjadi”
wajahmu begitu indah. Bagai langit yang bertabur bintang.
Begitu indahnya raut wajahmu sehingga membuatku terpaku.
Aku terpaku melihat begitu manisnya senyummu,
Aku terpaku indahnya tawamu.
Jikalau tuhan mengizinkan, aku ingin memilikimu.
Meskipun aku sadar seperti apa diriku,
Setidaknya hati ini telah berbicara.
Dan setidaknya kamu tau apa yang akurasakan.
Seharusnya puisi itu yang aku bacakan saat itu, tapi apa daya lidah tak sanggup untuk mengungkapkannya, akhirnya yang keluar puisi seperti...
Begitu indahnya alam ini yang telah diciptakannya.
Begitu luar biasanya langit yang tampak di atas kita.
Taburan bintang, cahaya rembulan, suara alam,
Yang begitu syahdu terdengar membentuk suatu irama.
Kita berada di tengah alam,
menikmati keindahannya, menyusuri keabadiannya.
Sehingga kita tak menemukan sepatah kata pun untuk,
Menggambarkan, betapa indahnya alam ciptaanmu tuhan.
Sial!!! Betapa bodohnya aku. Itu adalah kesempatanku untuk ngasih tau ke dia, bahwa aku sudah lama mengaguminya sehingga sekarang aku jatuh cinta padanya. Ya tak apalah. Mungkin esok atau lusa aku bisa mencoba untuk mengungkapkannya kembali.
Api unggun telah padam, dan semua peserta di giring ketenda untuk beistirahat. Karna esok masih banyak petualangan yang harus dihadapi.
Pagi pun menyapa, kali ini aku bangun lebih pagi dari yang lain. Karena tidurku nyenyak semalam. Sudah bisa ditebak kan kenapa tidurku nyenyak?? Yout... itu karena kemaren aku banyak melihat keindahan.
Peserta disuruh keluar dari tenda untuk bersiap melakukan petualangan yang hari ini dijadwalkan. Lagi-lagi viola keluar tenda dengan wajahnya yang begitu indah. Itulah awal good day for me. Sebelum berpetualang, semua peserta disuruh buat sarapan yang praktis tapi mengenyangkan. Ya satu-satunya sarapan instan ya minuman sereal. Semua terburu-buru karena mengejar waktu.
Dan aku lihat si viola ini lemas tak bersemangat. Rasa khawatir mulai timbul dalam hati.
Mau tanya entar dikira sok perhatian, ga tanya dia gatau kalo aku itu peduli sama dia. Ya akhirnya aku diam ajalah. Tunggu waktu yang tepat aja.
Inilah waktu yang ditunggu-tunggu. Petualang telah dimulai. Aku giring semua peserta menuju tempat ujuan. Ketika sampai ditujuan, aku melihat viola masih lemas tak bersemangat. Timbul cemas dihati. Daripada cemas GJ, aku tanya aja ke teman-teman kenapa dia. Dan ternyata bisa di tebak, dia lagi PMS. Okelah. Wajar.
Setelah singgah di tempat pertama, waktunya menuju tempat kedua. Aku lihat viola, tak sedikit senyum pun yang nampak diwajah cantiknya. Capek mungkin dia.
Setelah sampai di tempat kedua, kucoba kembalikan lagi senyumnya. Dan ternyata.. senyumnya pun kembali. Dan hati pun senang.
Di suatu dahan pohon aku duduk, dan viola nampaknya hendak duduk juga. Aku raih tangannya dan kutarik dia ke atas dahan tersebut. Berdua kami duduk tanpa sepatah kata pun. Aku hendak mengatakan sesuatu, yang siap aku katakan, ada-ada aja gangguannya njirr..
Temanku datang mengacau. Ya aku tinggalkan aja si viola di dahan itu bersama temanku itu.
“Sial!!! Waktuku terbuang percuma njirr”. Dan waktu pun berakhir. Peserta dan panitia pun kembali menuju camp. Dan viola tetap nampah letih.
Saat di camp, semua ngpacking barang-barangnya. Dan aku juga packing. Viola pun tak nampak. Mungkin dia mandi atau masih didalam tenda.
Tenda sudah di lipat, dan barang bawaan sudah di packing. Perjalanan kesurabaya pun akan di mulai. Dari camp menuju jalan raya masih berjalan kaki. Lah.. kok orang yang suka sama viola ini tambah ndempetin si viola. Sikap bijak sana aku ambil. Aku temenin aja mereka berdua. Kayanya si cowok ini tau kalo aku suka sam viola. Dan akhirnya dia lebih maju menjauhi kami berdua.
Sampai dijalan raya, kendaraan sudah menunggu diatas bukit. Ya mau ga mau kita naik bukit lagi. Dan kulihat viola dari kejauhan nampak kelelahan. Aku pun menghampirinya dan kutawarkan bantuan tapi dia menolak. Ya aku Cuma bisa ngasih semangat kedia. Dan dia pun sampai dipuncak bukit dengan nafas yang terenga-engah.
Barang bawaan pun segera dimasukkan dalam mobil, dan teman-teman masuk ke mini bus sambil mengatur duduknya. Tempat duduk tak ada yang tersisa, ya mau tak mau aku duduk nungging di sandaran kursinya. Aku ambil bagian tepat di samping tempat duduk viola. Aku pilih tempat itu karena hanya tempat itu yang menyediakan pemandangan langsung ke viola. Dalam perjalanan aku selalu memandangi wajahnya yang manis itu sambil sesekali menggodanya. Ohh cinta... begitu indahnya dirimu kurasakan.
Singkat waktu kami tiba disurabaya, semuanya telah pulang kerumah masing-masing. Hati masih gelisah karena cinta ini belum terungkapkan kepadanya. Tanpa pikir panjang, aku minta nomernya keteman-teman. Ya saat itu aku belum punya nomernya. Tak ada waktu buat memintanya.
Setelah dapat nomernya, langsung aja aku sms basa-basi. Har-hari pun terlalui. Dan disuatu hari yang begitu hening, langsung aja aku utarakan perasaanku. Dan apa yang terjadi?? Ternyata 2 orang yang suka padanya juga telah mendahului aku mengungkapkannya. Anjirr.. malang betul nasibku ini.
Sekian kisah yang bisa aku ceritakan untuk memberi tahu pada dunia kalau keajaiban dunia itu ga Cuma ada tujuh. Tapi ada delapan.
Dan aku mau nunujukkan mulai kapan aku suka sama si viola ini dan seberapa sukanya aku pada dirinya.
Aku serius ingin memilikinya tapi entah itu pilihanmu bagaimana??
@nanangpostman
SEMBARANG!!!
APAPUN yang anda cari ada disini kalau anda request.
Rabu, 07 Januari 2015
Selasa, 23 April 2013
YAKGWA “CARA PEMBUATAN & BAHAN”
YAKGWA “CARA
PEMBUATAN & BAHAN”
Yakgwa (약과)adalah kue yang sedikit seperti adonan goreng, sedikit seperti biskuit gurih, dan sedikit mengkilap seperti donat panas. Ini iringan teh tradisional Korea, yang berarti "cookie obat." Goreng tepung gandum dan minyak wijen biskuit yang direndam dalam sirup madu (bagian yang sehat). Manisnya ini dimaksudkan untuk mengimbangi pahitnya teh hijau. Yakgwa yang lazim berbentuk seperti krisan.
Lihatlah bentuk bunga dan madu glasir.
Aku diperkenalkan ke yakgwa selama liburan Korea. Pada Chuseok, atau Korea Thanksgiving, Anda diharapkan untuk menawarkan cookie seremonial untuk menghormati nenek moyang Anda. Saya menemukan bahwa kerabat hidup tampaknya menghargai cookie juga.
Ketika membuat yakgwa buatan sendiri, adalah penting untuk tidak bekerja terlalu keras adonan. Anda melipat adonan pada dirinya sendiri, seperti Anda membuat adonan pastry dilaminasi - tapi hati-hati! Jangan tekan keras ketika menggelar adonan Anda. Pengembangan gluten, dihasilkan dari lembur adonan Anda, akan membuat kue sulit. Anda ingin mereka untuk menjadi terang dan lapang.
Mempertahankan suhu minyak goreng Anda sangat penting. Terlalu tinggi dan adonan akan terlalu keras. Terlalu rendah dan itu akan terlalu pucat dan lembek. Cookie akan terus warna untuk beberapa menit setelah Anda menghapusnya dari minyak, jadi pastikan mereka hanya sebelum titik yang Anda ingin mereka.
Selain itu, beberapa resep akan menggantikan bahan-bahan yang lebih modern untuk rasa. Saya telah memilih untuk menambahkan sirup jagung untuk glasir, sehingga cookie lebih tahan lama dan mengkilat. Jika tidak, mereka cenderung pergi basi cepat. Namun, Anda dapat menggantikan madu jika Anda ingin
Lihatlah bentuk bunga dan madu glasir.
Aku diperkenalkan ke yakgwa selama liburan Korea. Pada Chuseok, atau Korea Thanksgiving, Anda diharapkan untuk menawarkan cookie seremonial untuk menghormati nenek moyang Anda. Saya menemukan bahwa kerabat hidup tampaknya menghargai cookie juga.
Ketika membuat yakgwa buatan sendiri, adalah penting untuk tidak bekerja terlalu keras adonan. Anda melipat adonan pada dirinya sendiri, seperti Anda membuat adonan pastry dilaminasi - tapi hati-hati! Jangan tekan keras ketika menggelar adonan Anda. Pengembangan gluten, dihasilkan dari lembur adonan Anda, akan membuat kue sulit. Anda ingin mereka untuk menjadi terang dan lapang.
Mempertahankan suhu minyak goreng Anda sangat penting. Terlalu tinggi dan adonan akan terlalu keras. Terlalu rendah dan itu akan terlalu pucat dan lembek. Cookie akan terus warna untuk beberapa menit setelah Anda menghapusnya dari minyak, jadi pastikan mereka hanya sebelum titik yang Anda ingin mereka.
Selain itu, beberapa resep akan menggantikan bahan-bahan yang lebih modern untuk rasa. Saya telah memilih untuk menambahkan sirup jagung untuk glasir, sehingga cookie lebih tahan lama dan mengkilat. Jika tidak, mereka cenderung pergi basi cepat. Namun, Anda dapat menggantikan madu jika Anda ingin
Yakgwa
( 약과
) adalah jenis kue tradisional khas Korea (hangwa)
yang terbuat dari tepung gandum, madu dan minyak wijen.Kue ini biasa disajikan
pada saat perayaan acara-acara penting dalam masyarakat Korea.Sejarahnya, kue
ini telah dibuat sejak zaman Dinasti Goryeo (935-1397) dan tertulis dalam
dokumen-dokumen kuno.Kue ini dianggap istimewa dan digunakan oleh raja dalam
upacara persembahan di kuil Buddha. Di Cina,
yakgwa dikenal dengan nama Goryeobyeong (kue Goryeo).Pada masa
tersebut yakgwa dibuat berbentuk burung, karper atau buah-buahan.Pada masa Dinasti Joseon (1397-1910), kue
ini dibuat berbentuk krisan yang lebih sederhana untuk
tujuan ritual persembahan.Di zaman tersebut, yakgwa yang terbuat dari
bahan-bahan seperti gandum, madu dan minyak wijen, dianggap mewah bagi rakyat
kebanyakan sehingga pada suatu waktu saat harga barang naik dan menyebabkan
rakyat kelaparan, kue ini dilarang dibuat.
YakGwa (약과) adalah sebuah makanan tradisional
Korea harfiah diterjemahkan ke penganan obat karena penggunaan madu dan minyak
wijen. Terbuat terutama tepung terigu dan minyak wijen, cookie atau biskuit
kemudian digoreng. Kemudian menerima madu mewah dan mandi kayu manis, perendaman
selama 5-6 jam.
bahan
Diadaptasi dari koreataste.org
Sesame Oil Tepung
1 cangkir Utuh Tepung Terigu
1 sdt Baking Powder
2 sdm minyak wijen
Madu Cookie Bumbu
2 sdm madu
2 sdm Anggur Beras, disempurnakan
1/4 sdt Garam
1/2 sdm jahe Juice, rusak kenop besar jahe dan kemudian memeras jus keluar ke dalam mangkuk atau 2 sdt Jahe Tanah
Sejumput Lada Putih, Opsional
1/4 sdt bubuk kayu manis
4 cangkir Peanut Oil
Pine Nuts
madu Sirup
1 Piala Madu
1/2 Air Cup
1/4-1/2 sdt bubuk kayu manis
bahan
Diadaptasi dari koreataste.org
Sesame Oil Tepung
1 cangkir Utuh Tepung Terigu
1 sdt Baking Powder
2 sdm minyak wijen
Madu Cookie Bumbu
2 sdm madu
2 sdm Anggur Beras, disempurnakan
1/4 sdt Garam
1/2 sdm jahe Juice, rusak kenop besar jahe dan kemudian memeras jus keluar ke dalam mangkuk atau 2 sdt Jahe Tanah
Sejumput Lada Putih, Opsional
1/4 sdt bubuk kayu manis
4 cangkir Peanut Oil
Pine Nuts
madu Sirup
1 Piala Madu
1/2 Air Cup
1/4-1/2 sdt bubuk kayu manis
Arah
1. Ayak tepung terigu & baking powder combo di atas mangkuk dua kali.
2. Campurkan madu, minyak wijen, anggur beras, garam, air jahe, lada putih dan kayu manis dan aduk rata.
3. Tuangkan campuran madu atas minyak wijen tepung pencampuran dan meremas ringan untuk membentuk menjadi bola.
4. Ratakan adonan menggunakan cookie cutter, saya menggunakan linzer saya cookie cutter untuk memotong kue saya. Panaskan minyak untuk 85 º -90 º C kemudian menempatkan semua cookie dalam minyak dan goreng selama 15 menit. Bila adonan mengapung menaikkan suhu Anda untuk tinggi, flip cookie atas dan goreng untuk tambahan 5 menit sampai kecoklatan.
5. Biarkan minyak mengalir selama 8 menit pada saringan dan rendam dalam madu / kayu manis campuran selama 5-6 jam. Biarkan madu menetes dalam saringan selama sekitar 2 jam. Hiasi dengan kacang pinus.
Ini memperlakukan disajikan di hari libur tertentu atau perayaan dan dapat ditemukan di pedagang Korea setempat. Nikmati!
1. Ayak tepung terigu & baking powder combo di atas mangkuk dua kali.
2. Campurkan madu, minyak wijen, anggur beras, garam, air jahe, lada putih dan kayu manis dan aduk rata.
3. Tuangkan campuran madu atas minyak wijen tepung pencampuran dan meremas ringan untuk membentuk menjadi bola.
4. Ratakan adonan menggunakan cookie cutter, saya menggunakan linzer saya cookie cutter untuk memotong kue saya. Panaskan minyak untuk 85 º -90 º C kemudian menempatkan semua cookie dalam minyak dan goreng selama 15 menit. Bila adonan mengapung menaikkan suhu Anda untuk tinggi, flip cookie atas dan goreng untuk tambahan 5 menit sampai kecoklatan.
5. Biarkan minyak mengalir selama 8 menit pada saringan dan rendam dalam madu / kayu manis campuran selama 5-6 jam. Biarkan madu menetes dalam saringan selama sekitar 2 jam. Hiasi dengan kacang pinus.
Ini memperlakukan disajikan di hari libur tertentu atau perayaan dan dapat ditemukan di pedagang Korea setempat. Nikmati!
Jakarta - Bentuknya
seperti kue sakura mungil. Warnanya kecokelatan dengan tekstur lengket kenyal.
Kue tradisional Korea ini selalu jadi favorit. Rasanya manis dengan aroma wijen
dan rempah yang semerbak. Mencicipi satu buah pasti terasa kurang!
Ciri khas kue ini selalu dicetak berbentuk bunga yang sedang merekah. Namun asal muasalnya secara hsitoris kurang jelas. Mengingat kue asal Korea ini di Cina dikenal dengan nama Goryeo mandu. Kue ini sudah dikenal sejak masa dinasti Joseon.
Arti kata harafiah yakgwa adalah permen obat, karena kue ini memakai campuran madu, kayu manis dan minyak wijen yang berkhasiat untuk kesehatan. Meskipun banyak dijual di toko-toko sebagian besar ibu rumah tangga Korea membuat yakgwa sendiri.
Bahan pembuatnya terdiri dari tepung terigu yang dicampur dengan kayu manis, air jahe, minyak wijen dan air hingga menjadi adonan yang kalis. Adonan kemudian digilas dan dicetak dengan cetakan bentuk bunga. Selanjutnya kue ini tidak dipanggang tetapi justru digoreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning kecokelatan.
Sebagai sentuhan akhir kue direndam dalam madu atau sirop malt yang dipanaskan dengan sedikit kayu manis bubuk. Kuepun ditiriskan dan siap disajikan dengan taburan almond atau pinenut. Rasanya kenyal-kenyal manis dengan aroma wangi kayu manis yang enak.
Yakgwa biasanya disajikan untuk camilan atau suguhan di hari istimewa atau upacara keagamaan. Banyak juga yang dijual dalam kemasan plastik dan dibuat oleh industri makanan. Sedangkan kreasi bentuk bunganya sangat beragam tergantung selera yang membuatnya. Di toko bahan makanan Korea sering dijual kue yang rasanya manis kenyal ini
Ciri khas kue ini selalu dicetak berbentuk bunga yang sedang merekah. Namun asal muasalnya secara hsitoris kurang jelas. Mengingat kue asal Korea ini di Cina dikenal dengan nama Goryeo mandu. Kue ini sudah dikenal sejak masa dinasti Joseon.
Arti kata harafiah yakgwa adalah permen obat, karena kue ini memakai campuran madu, kayu manis dan minyak wijen yang berkhasiat untuk kesehatan. Meskipun banyak dijual di toko-toko sebagian besar ibu rumah tangga Korea membuat yakgwa sendiri.
Bahan pembuatnya terdiri dari tepung terigu yang dicampur dengan kayu manis, air jahe, minyak wijen dan air hingga menjadi adonan yang kalis. Adonan kemudian digilas dan dicetak dengan cetakan bentuk bunga. Selanjutnya kue ini tidak dipanggang tetapi justru digoreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning kecokelatan.
Sebagai sentuhan akhir kue direndam dalam madu atau sirop malt yang dipanaskan dengan sedikit kayu manis bubuk. Kuepun ditiriskan dan siap disajikan dengan taburan almond atau pinenut. Rasanya kenyal-kenyal manis dengan aroma wangi kayu manis yang enak.
Yakgwa biasanya disajikan untuk camilan atau suguhan di hari istimewa atau upacara keagamaan. Banyak juga yang dijual dalam kemasan plastik dan dibuat oleh industri makanan. Sedangkan kreasi bentuk bunganya sangat beragam tergantung selera yang membuatnya. Di toko bahan makanan Korea sering dijual kue yang rasanya manis kenyal ini
Langganan:
Komentar (Atom)